Archive | Tips Trik Inspiratif RSS feed for this section

Cara Menciptakan Keberuntungan

4 Jul

Saat kita berlayar dalam perjalan hidup kita, keberuntungan akan muncul sebagai hasil dari aliran yang kita buat.

Berikan kesempatan kepada keberuntungan untuk terjadi

Seorang Bill Gate bisa mendapatkan penghasilan netto $40miliar/tahun, mengapa ia bisa seberuntung itu?

Dalam olahraga Volly, jika kita melihat seseorang yang biasa saja bisa melakukan sebuah smash yang keras dan baik, seringkali kita menganggap bahwa ia beruntung, “Ah itu cuma kebetulan saja” dari semua titik dilapangan kebetulan dia berada di tempat dan waktu yang tepat.

Segala sesuatu dalam hidup adalah keberuntungan
(Donal Trump)

Keberuntungan dalam bahasa Inggris adalah “LUCK”, yang dasarnya dibangun atas empat kondisi: Location (Lokasi), Understanding (Pemahaman), Connection (Hubungan), Knowladge (Pengetahuan).

Location (Lokasi)

Siapakah yang memilih tempat begi kita setiap hari? Kita kerja, ngenet dan seluruh aktivitas yang kita kerjakan adalah pilihan kita, begitu juga ketika kita memilih tempat mana yang akan kita ambil. Seorang pemain Volly tidak bisa mensmash bola volly ketika dia tidak ikut bermain di lapangan, ia tidak akan mampu mendapatkan kesempatan untuk melakukan pukulan atau smash tatkala ia hanya menjadi seorang penonoton.

Keberuntungan tidak akan datang tatkala kita menempatkan diri kita sebagai seorang penonton dari keberuntungan tersebut.

Understanding (Pemahaman)

Oke sekarang anda sudah berada dilapangan keberuntungan. Tetapi anda tidak mengerti untuk apa anda disana? Anda tidak mengerti kapan harus memukul bola dan kapan untuk tidak memukul bola, anda tidak mengerti kearah mana harus memukul bola? Para pemain mengetahui alasan mereka berada di lapangan Volly, siapa lawan mereka dan siapa teman mereka, kearah mana mereka harus memukul sehingga ketika momentum datang, ia menjadi sebuah momentum keberutungannya.

Banyak dari kita tidak mengetahui bahwa kita sedang berada dalam momentum keberuntungan.

Connection (Hubungan)

Oke sekarang anda sudah dilapangan, anda mengerti momentum apa yang harus dimanfaatkan tetapi tidak ada satu orangpun yang pernah memberikan bolanya kepada anda. Apakah momentum untuk anda bisa hadir? Banyak diantara kita melupakan hal ini, bahwa hubungan menjadi sangat penting bagi kita agar bola bisa kita pukul dan menghasilkan keberuntungan untuk kita. Kita harus kenal dan memperkenalkan diri kita kepada semua pemain, sehingga ketika bermain para pemain tau bahwa kita adalah teman mereka sehingga mereka bisa memberikan bola kepada kita. Coba anda pikirkan, bukankah setiap transaksi bisnis terjadi karena adanya hubungan dan kepercayaan?

Para penghasil kekayaan memilik bola bernilai jutaan yang ditendang kea arah mereka setiap hari sebagai hasil dari relasi yang mereka telah bangun. Hubungan tidak sama dengan jaringan. Banyak dari kita memiliki jaringan yang besar, tetapi jaringan tersebut penuh dengan penonton bukan pemain yang bermain untuk pertandingan kita. Jadi tetap saja tidak ada peluang yang datang.

Keberuntungan terjadi karena adanya hubungan

Knowledge (Pengetahuan)

Sekarang anda sudah ada dilapangan, sudah memiliki hubungan dengan pemain yang lain, tetapi saat bola dioper kearah anda, anda tidak paham dan mengerti bagaimana caranya memukul bola. Anda tidak pernah terbiasa dan tidak mengetahui teknik yang tepat tentang memukul bola tersebut. Percuma ada bola yang menghampiri anda karena pada akhirnya anda tidak bisa memukul bola itu dengan baik. Mengetahui cara memukul bola muncul karena anda sering memainkannya itu dan belajar dari yang lebih mahir dari anda.

Mengetahui tetapi tidak melakukan sama saja dengan tidak mengetahui

Kekayaan bukanlah berapa banyak jumlah uang kita, tetapi kekayaan adalah apa yang masih tersisa ketika semua uang kita habis. Bersemangatlah

source

Advertisements

Tips di Saat Kita Sedang Kehilangan MOTIVASI DIRI

4 Jul

Cita-cita sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar seperti orangtua, teman ataupun tetangga. Biasanya, lingkungan sekitar akan sangat kuat pengaruhnya terhadap masa depan Anda.

Sering kali terjadi bahwa cita-cita bukanlah merupakan cita-cita pribadi, melainkan sudah terjadi dan Anda jalani saat ini. Tidaklah mungkin mengubah secara fisik apa yang saat ini sudah terjadi. Misalnya, Anda punya cita-cita untuk menjadi seorang dokter. Karena orangtua Anda sangat ingin punya anak seorang dokter mengarahkan Anda sudah terarah untuk menjadi dokter. Nah, ini tidak mungkin Anda ubah. Anda pasti tetap menjadi seorang dokter.

Kehidupan Anda sejatinya tidak harus terkait dengan berbagai sebutan-sebutan profesi. Tetapi yang terpenting dipahami, bahwa kehidupan pribadi Anda sangat dipengaruhi oleh sesuatu yang lebih prinsipil, sesuatu dari dalam diri Anda yang Anda yakini, yaitu CITRA DIRI.

Sekarang saatnya Anda mulai membentuk citra diri lebih baik, yaitu dengan mengubah cara berpikir Anda yang lama menjadi cara berpikir baru dan memikirkan cara-cara baru dalam memandang segala hal yang ada di sekeliling Anda.

Mengubah cara berpikir bukanlah dengan dengan berdiam diri dan “cukup” berharap akan berubah dengan sendirinya, melainkan dengan jalan berusaha mengubah diri, melakukan perjalanan ke dalam diri sendiri, memahami sepenuhnya siapa diri kita. Karena itu, mulailah untuk segera mengubah citra diri Anda. Bukan menjadi sosok yang baru, melainkan diri Anda yang sebenarnya. Berikut cara yang bisa Anda lakukan:

Bukalah Kembali ALBUM FOTO

Dengan melihat foto-foto remaja, Anda akan menatap diri Anda yang masih terbebas dari citra negatif yang Anda dapatkan ketika dewasa. Entah itu gambar ketika Anda membantu ibu Anda memasak di dapur, berada dalam pelukan ayah atau foto ketika Anda sedang belajar main gitar di sekolah. Apapun yang Anda lakukan saat itu, itulah diri Anda yang sebenarnya.

Buatlah DAFTAR PRESTASI

Apakah Anda pintar memasak, pernah menulis artikel di media kampus sehingga tulisan itu menjadi pembicaraan hangat, atau Anda selalu menjadi orang yang dicari ketika teman-teman Anda menghadapi kesulitan?

Setiap orang memiliki kelebihan. Dan Anda mungkin sebelumnya tak menyadari kelebihan itu karena menganggapnya sudah biasa.

AJARKANLAH KEAHLIAN Kepada Orang Lain

Berhentilah fokus pada diri sendiri agar Anda merasa lebih nyaman dengan diri Anda sendiri. Biarkan orang lain mengambil manfaat dari kemampuan Anda. Misalnya, bila risoles buatan Anda selalu dipuji teman-teman bawakan mereka risoles itu. Berikan resepnya pada yang meminta.

INGATLAH MOMEN Yang Paling MEMBAHAGIAKAN

Bukalah foto-foto atau catatan harian berisi pengalaman Anda yang membuat Anda merasa begitu hidup dan bersemangat. Selalu baca paragraf atau lihat kembali foto tersebut ketika Anda kehilangan motivasi.

Tuliskanlah SIFAT Anda yang paling MENARIK

Apa pujian orang mengenai diri Anda?. Apakah senyum Anda yang selalu merekah setiap kali berpapasan dengan orang lain di kantor, meskipun Anda tidak mengenalnya?. Apakah sikap Anda yang selalu optimis?. Ataukah sikap Anda yang tak pernah ingin menonjolkan diri?.

Tak semua orang memiliki prilaku semacam itu. Jadi, hargailah sisi menarik dari diri Anda.

Tuliskanlah SIFAT-SIFAT yang INGIN Anda MILIKI

Misalnya, Anda selalu memandang negatif pada diri orang lain dan ingin mengubahnya? Anda yang mudah tersinggung dan ingin lebih terbuka dengan pendapat orang lain. Pikirkan secara detail, perbaikan seperti apa yang Anda inginkan.

Berikanlah PUJIAN kepada Orang Lain

Menyadari bahwa orang lain merasa senang dan bahagia dengan pujian yang Anda berikan akan menciptakan perasaan yang lebih baik mengenai diri Anda sendiri. Sangat sedikit orang yang mau memuji orang lain. Padahal, efeknya sungguh luar biasa.

Lebih Seringlah BERGERAK

Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan untuk tujuan kesehatan dan kebugaran kerap dikaitkan dengan peningkatan keyakinan diri dibandingkan jika Anda melakukannya untuk tujuan kecantikan. Jalan kaki, naik tangga, main bersama keponakan dan lain sebagainya terbukti efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri.

adakalanya setiap insan mengalami “disorientasi” dalam hidupnya. tidak ada salahnya bila mencoba bangkit kembali dengan kemauan dan semangat baru untuk menjadi diri sendiri yang lebih baik.

jangan sampai berlarut-larut membiarkan diri menjadi sosok insan dengan citra diri yang tidak baik. semakin lama menunda-nunda, semakin berat pula untuk memulainya.

source

Tips Memunculkan IDE HEBAT Pribadi Dan Dalam Kelompok

4 Jul

Ide besar yang bermanfaat memang hebat! Mungkin kita pernah lihat teman atau senior kita yang punya ide seperti itu.

Bagaimana dengan kita? Susah nggak sih memunculkan gagasan-gagasan kreatif yang hebat?

Memang kita nggak pernah diajari bagaimana memunculkan ide-ide, karena itu kita merasakan pekerjaan ini sebagai pekerjaan berat. Kebanyakan kita berpikir bahwa kemampuan menumbuhkan gagasan, itu karena adanya bakat sejak lahir, bukan karena belajar. Dan anggapan itu kita biarkan saja.

Ada juga orang yang berpendapat bahwa gagasan-gagasan muncul begitu saja dalam pikiran manusia. Mungkin saja pendapat tersebut betul, tetapi kita tidak dapat mengandalkan faktor kebetulan saja.

Hal-hal di atas merupakan penghalang yang kita ciptakan bagi diri kita sendiri dan kita biarkan begitu saja sehingga penghalang-penghalang tersebut merintangi kebenaran, yaitu bahwa kita sebetulnya dapat memunculkan ide-ide besar.

Pada dasarnya, jika kita diberi bakat untuk memahami proses dan teknik memunculkan ide akan lebih mudah bagi kita untuk benar-benar memunculkannya. Kita harus tanamkan dalam diri kita bagaimana cara untuk dapat memunculkan gagasan-gagasan baru dan hebat sewaktu-waktu kita memerlukannya. Proses untuk menumbuhkan gagasan-gagasan baru bersifat aktif bukan reaktif. Nah, di bawah ini ada cara-cara yang bisa membantu Anda melahirkan ide-ide segar. Ikuti saja!

Memahami Persoalan

Pertanyaan dasar yang harus dapat kita jawab adalah: ”Mengapa kita perlu memunculkan gagasan-gagasan baru yang hebat?” Jawabannya pastilah untuk memenuhi kebutuhan kita dalam memecahkan persoalan.

Kebutuhan adalah induk penemuan, sedangkan kesulitan yang sering kita temui adalah sering kali tanpa sadar kita mengejar permasalahan yang salah dan berputar-putar sendiri. Sebetulnya yang kita perlukan adalah pemahaman yang sangat jernih mengenai apa yang menjadi masalah sesungguhnya.

Rumuskan situasi sekarang dan tujuan yang ingin dicapai

Hal yang sangat penting sebelum kita mulai menyelesaikan suatu masalah adalah kita perlu memahami dengan jelas di mana posisi kita saat itu.

Setelah itu, kita baru membuat garis besar permasalahan yang sedang kita hadapi seperti: latar belakang masalah, kebutuhan organisasi, sumber-sumber lain yang tersedia dan tidak tersedia. Kemudian kembangkanlah konsep/garis besar tersebut, dengan tujuan untuk lebih memahami permasalahan.

Setelah jelas, tetapkanlah sasaran yang ingin dicapai dan pastikan bahwa sasaran tersebut dapat diukur. Misalnya kita diharuskan untuk dapat memecahkan permasalahan yang timbul dalam bidang rekruitmen. Yang diharapkan dari kita adalah menarik siswa baru masuk ke sie kegiatan kita, dengan persentase sebesar 10% dari tahun sebelumnya.

Kenali celah-celah dan inti masalahnya

Setelah langkah di atas, maka kita dapat mengidentifikasi celah-celah antara kondisi saat ini dan kondisi yang diharapkan.

Selanjutnya buatlah daftar bagian-bagian yang ada dan persoalan yang mungkin akan timbul, kemudian tanyakan kepada masing-masing apakah ada masalah atau tidak. Kemudian analisislah hasilnya.

Lakukan penelitian dan analisis SWOT

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan, bisa dilakukan dengan membaca kasus-kasus yang serupa atau melakukan tanya jawab kepada orang-orang yang bersangkutan.

Cara lain adalah dengan melakukan analisis strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (kesempatan) and threats (ancaman), atau lebih dikenal dengan analisis SWOT.

Membangun Kreativitas Sendiri

Setiap orang memiliki kreativitas dalam dirinya. Sejumlah orang yang tidak menganggap dirinya kreatif, dapat terkejut sendiri melihat betapa dirinya kreatif ketika kesempatan yang tepat datang di depan mata. Ada banyak cara untuk menempatkan diri agar kesempatan itu muncul.

Amati sesuatu yang Dikenal

Amatilah sesuatu itu selama kurang lebih 10 menit, dan gambarkan kembali apa yang kita ingat. Tujuannya adalah untuk melatih dan mempertajam ingatan kita. Sebenarnya nggak hanya penglihatan saja. Semua indera dapat membantu kita dalam membangun kreativitas, karena baik indera penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan maupun peraba memperoleh berbagai masukan sepanjang hari.

Membangun kreativitas berarti mempertajam pikiran, dan itu berarti meningkatkan kepekaan penginderaan kita.

Jangan menunda Tugas sampai dengan menjelang batas waktu

Salah satu hal yang menakjubkan adalah bahwa kita dapat memerintahkan otak untuk bekerja secara autopilot. Apabila kita memberinya gagasan-gagasan dasar dan sejumlah rangsangan yang cocok, akhirnya otak akan memunculkan gagasan-gagasan yang dapat diteruskan.

Namun ada kecenderungan, apabila dihadapkan pada persoalan, kita akan menunda sampai menit terakhir, dengan alasan bahwa otak akan bekerja lebih baik kalau terdesak. Itu memang ada benarnya, karena ketegangan batas waktu mampu mempersatukan pikiran dengan baik. Tetapi kita tidak memberikan kesempatan yang cukup kepada otak untuk menghasilkan pekerjaan yang optimal.

Jika kita mengerjakan jauh hari sebelum batas waktu tidak berarti kita harus segera merampungkan, tetapi sekedar memberi masukan yang lebih baik kepada diri sendiri untuk menyadari dimensi-dimensi lain dari keadaan yang kita hadapi.

Ambillah sudut pandang orang lain

Artinya kita mencoba untuk menempatkan diri kita pada posisi orang lain, dengan tujuan untuk mengetahui reaksi seseorang atas tindakan yang kita ambil. Misalnya, ”Reaksi apa yang saya harapkan dari orang ini atas gagasan tersebut?”

Kemudian telitilah apa yang diperlukan agar orang tersebut dapat memberikan reaksi yang kita inginkan. Bayangkanlah diri kita menduduki jabatannya dan amati gagasan tersebut. Camkanlah reaksi yang timbul dari diri kita dan berbuat sesuai dengan itu.

Memunculkan Ide-ide dalam Kelompok

Mengumpulkan orang bersama-sama untuk mencari ide-ide merupakan cara yang efektif, apabila ditangani dengan semestinya. Tapi pertemuan itu dapat juga menjadi penghamburan waktu bagi para peserta apabila tidak ditangani secara benar.

Tips Efektif Memunculkan IDE dalam Kelompok

Di bawah ini ada tips agar pemunculan ide secara kelompok dapat berjalan secara efektif.

Melaksanakan curah-gagasan

Curah-gagasan atau brainstorming memudahkan kita untuk mendapatkan banyak gagasan dengan cepat. Proses ini berlandaskan anggapan bahwa sekelompok orang yang bekerja bersama di bawah pimpinan yang baik, dapat memunculkan jauh lebih banyak ide dan kemungkinan daripada bekerja masing-masing.

Keuntungan cara ini adalah berkurangnya hambatan di dalam kelompok dibandingkan dengan pertemuan yang lebih formal.

Membuat bahan penjelasan

Sebelum pertemuan brainstorming, beberapa hari sebelumnya para peserta harus mendapatkan bahan penjelasan, yang berisi informasi, antara lain: kapan pertemuan akan dilangsungkan, pokok pembicaraan, hasil akhir yang diminta, dan sebagainya.

Menggunakan Pemandu

Tujuan adanya pemandu adalah untuk mengarahkan dan mengendalikan pertemuan, juga untuk membantu para peserta mengembangkan gagasan-gagasan mereka. Tentunya, pemandu tersebut harus yang sudah berpengalaman.

Dengan adanya rencana yang jelas, maka pemandu dapat mempersiapkan dengan baik, sehingga ia dapat mengetahui banyaknya waktu yang tersedia dan mampu membagi waktu dan akhirnya semuanya bisa berjalan lancar.

Tinggalkan tanggapan Negatif

Jangan membiarkan pikiran-pikiran negatif muncul dipermukaan karena akan menjadi penghalang. Juga jangan membiarkan peserta yang satu menginjak atau membunuh gagasan orang lain, karena hanya akan merusak suasana dan menimbulkan permusuhan. Seseorang yang telah diperlakukan seperti itu, akan mundur dan tidak akan bersuara lagi, sehingga kehadirannya jadi tidak berarti, atau yang lebih buruk, akan menjadi agresif dan mencari peluang untuk balas dendam.

Doronglah agar semua ikut Berpartisipasi

Dalam acara brainstorming, adalah penting untuk menjaga agar setiap peserta ikut berperan, bukan hanya menjadi pengamat. Penjagaan ini merupakan tugas pemandu. Jika ada peserta yang hanya berdiam diri, maka ia harus didorong untuk memberikan sumbangan.

Jika ada peserta yang terlalu aktif, maka ia harus pula dikendalikan agar tidak sampai memaksakan ego atau pendapatnya. Pemandu harus tetap dapat mengendalikan sidang.

Belajarlah untuk Mendengarkan

Terkadang sulit bagi kita untuk menjadi pendengar yang baik, bisa dikarenakan orang tersebut memang menyebalkan atau hal yang diceritakan kurang menarik. Selain alasan-alasan itu, sebenarnya mendengarkan adalah suatu kegiatan yang harus dilakukan secara aktif.

Keuntungan dari mendengar ialah perhatian kita akan lebih terarah ke masalah yang sedang dihadapi dan kita akan mendapatkan lebih banyak informasi.

Ringkaskan, musyawarahkan dan bagilah tugas

Usahakanlah untuk menyelesaikan satu masalah hanya dalam satu kali pertemuan saja.

Tidak efektif untuk melanjutkan atau memulai lagi pada hari-hari berikutnya karena mungkin akan timbul masalah-masalah sampingan. Jika selama pertemuan, bahan-bahan bermutu yang diperlukan telah terkumpul, tujuan/sasaran telah tercapai maka buatlah suatu ringkasan akhir, dapatkan kata mufakat dari semua peserta dan lakukan pembagian tugas secara merata.

source

Cara Merubah Lawan Menjadi Kawan :)

2 Jul

Seberapa pun baik dan menyenangkannya Anda di kantor, ada saja satu dua orang yang memusuhi Anda, baik tersamar maupun terang-terangan. Tidak perlu kesal. Selalu ada cara untuk mengubah lawan menjadi kawan.

Berikut tips bagaimana cara mengubah lawan menjadi kawan:

1. Cooling Down.

Kalau sama-sama bersitegang, dia memusuhi Anda, kemudian dibalas dengan permusuhan, suhu kantor pasti panas dingin. Tegang. Apalagi jika Anda mengumpulkan seteru untuk memusuhi dia, uhm, dia pasti makin sewot. Situasi ini jelas tidak kondusif. Jadi, mengapa tidak coba mencairkan suasana dengan bersikap sebaliknya. Kalau ada rekan yang mengompori, tidak perlu ditanggapi, katakan saja bahwa Anda tidak pernah memusuhi dia. Dan Anda tidak pernah punya persoalan dengan dia.

2. Berlagak Pilon

Anda tahu dia memusuhi Anda, tapi bersikaplah seolah-olah tidak tahu. Anggaplan tidak pernah ada persoalan antara Anda dengan dia. Toh, yang menganggap Anda musuh adalah dia, bukan Anda. Jagalah sikap senormal mungkin di depan dia. Kalau setiap tiba di kantor Anda menyapa dia, jangan hentikan kebiasan tersebut. Jika sapaan Anda ditanggapi dengan wajah cemberut, jangan ambil pusing. Toh, lama-lama dia mungkin akan menyadari usaha dia memusuhi Anda sia-sia, karena Anda bersikap tidak peduli.

3. Jangan Dibalas

Kejahatan tidak perlu dibalas dengan kejahatan juga. Memang sulit mempraktekkannya tapi pasti bisa dilakukan. Satu contoh gampang adalah dengan memberi perhatian-perhatian kecil. Misal, kalau Anda pergi ke luar kota, jangan lupa membelikan sesuatu untuk dia. Kalau Anda memberikan sesuatu untuk teman-teman dekatnya, berikan juga pada dia. Kebesaran jiwa Anda lambat laun mungkin akan meluluhkan hatinya.

4. Bersikap Rendah Hati

Bersikaplah rendah hati. Kalau atasan memuji Anda di depan rekan-rekan lain, termasuk dia, jangan bersikap arogan. Katakan Anda masih punya banyak kekurangan, dan hasil yang Anda capai tidak lepas dari bantuan rekan-rekan lain, tak terkecuali dia. Biasanya sikap rendah hati akan membuatnya sadar bahwa Anda tidak layak dibenci. Sebaliknya sikap arogan akan membuatnya makin panas dan bersemangat membenci Anda.

5. Bersikap Profesional

Seberapa tidak sukanya Anda pada dia, janganlah menghadapinya secara subyektif. Mungkin Anda tidak ingin bekerjasama dengannya, tapi pekerjaan mengharuskan Anda satu team dengannya. Mau tidak mau, Anda harus bekerjasama dengan dia. Singkirkan sejenak ketidaksukaan Anda, berikan sesuai porsi atau kapasitas Anda. Karena kalau tim itu gagal, Anda juga yang akan terkena dampaknya.

6. Ayo Fokus

Daripada menanggapi permusuhannya, lebih baik focus pada pekerjaan. Abaikan saja perilakunya yang memancing emosi, missal ia gemar mengait-ngaitkan pekerjaan dengan hal lain yang tidak relevan. Pokonya apa pun yang dia lakukan, jangan gampang terpancing. Kalau perlu tanggapi perilakunya dengan bercanda sehingga dia akan merasa aksinya pada Anda tidak mempan.

7. Jangan Memancing

Sekesal apapun Anda pada dirinya jangan terpancing godaan rekan-rekan lain untuk menjelek-jelekan namanya. Karena bisa saja di antara teman-teman Anda itu, ada juga yan sengaja memancing di air keruh dan menambah suhu bertambah panas. Kalau perlu katakana pada mereka bahwa dia tidak seburuk yang mereka duga. Dengan begitu, ia mungkin akan sadar bahwa sikap permusuhannya hanya akan membakar dirinya sendiri.

8. Cry For Help

Anda bisa minta bantuan orang ketiga untuk mencairkan komunikasi antara Anda dengan dia. Mintalah pada dia untuk membantu meluruskan permasalah. Mungkin sikap permusuhan dia dilandasi salah paham atau misunderstanding. Biasanya masukan dari orang ketiga akan dia dengat ketimbang penjelasan dari Anda.

9. Inisiatif Meminta Maaf

Hari Raya Besar seperti Lebaran,Natal, Tahun Baru dan lain-lain merupakan momen yang tepat memperbaiki hubungan dengan dia. Kalau dia tidak menghampiri Anda, tidak perlu gengsi mendatangi mejanya dan mengulurkan tangan meminta maaf lahir dan batik. Agar suasana mencair, boleh juga membawa makanan dan ajak dia mencicipi bersama. Masak sih hatinya tidak juga terbuka melihat ketulusan Anda? Bukankah sekeras-kerasnya hati orang, masih lebih keras batu kali?

“Tips ini tidak hanya bisa digunakan di tempat kerja kita saja tapi juga bisa di gunakan dikehidupan sehari-hari kita”.

Api jangan di balas dengan api, bersikaplah rendah hati, banyak teman lebih menyenangkan dari pada banyak lawan,.

source

Cara Menciptakan Keberuntungan

4 Jul

Saat kita berlayar dalam perjalan hidup kita, keberuntungan akan muncul sebagai hasil dari aliran yang kita buat.

Berikan kesempatan kepada keberuntungan untuk terjadi

Seorang Bill Gate bisa mendapatkan penghasilan netto $40miliar/tahun, mengapa ia bisa seberuntung itu?

Dalam olahraga Volly, jika kita melihat seseorang yang biasa saja bisa melakukan sebuah smash yang keras dan baik, seringkali kita menganggap bahwa ia beruntung, “Ah itu cuma kebetulan saja” dari semua titik dilapangan kebetulan dia berada di tempat dan waktu yang tepat.

Segala sesuatu dalam hidup adalah keberuntungan
(Donal Trump)

Keberuntungan dalam bahasa Inggris adalah “LUCK”, yang dasarnya dibangun atas empat kondisi: Location (Lokasi), Understanding (Pemahaman), Connection (Hubungan), Knowladge (Pengetahuan).

Location (Lokasi)

Siapakah yang memilih tempat begi kita setiap hari? Kita kerja, ngenet dan seluruh aktivitas yang kita kerjakan adalah pilihan kita, begitu juga ketika kita memilih tempat mana yang akan kita ambil. Seorang pemain Volly tidak bisa mensmash bola volly ketika dia tidak ikut bermain di lapangan, ia tidak akan mampu mendapatkan kesempatan untuk melakukan pukulan atau smash tatkala ia hanya menjadi seorang penonoton.

Keberuntungan tidak akan datang tatkala kita menempatkan diri kita sebagai seorang penonton dari keberuntungan tersebut.

Understanding (Pemahaman)

Oke sekarang anda sudah berada dilapangan keberuntungan. Tetapi anda tidak mengerti untuk apa anda disana? Anda tidak mengerti kapan harus memukul bola dan kapan untuk tidak memukul bola, anda tidak mengerti kearah mana harus memukul bola? Para pemain mengetahui alasan mereka berada di lapangan Volly, siapa lawan mereka dan siapa teman mereka, kearah mana mereka harus memukul sehingga ketika momentum datang, ia menjadi sebuah momentum keberutungannya.

Banyak dari kita tidak mengetahui bahwa kita sedang berada dalam momentum keberuntungan.

Connection (Hubungan)

Oke sekarang anda sudah dilapangan, anda mengerti momentum apa yang harus dimanfaatkan tetapi tidak ada satu orangpun yang pernah memberikan bolanya kepada anda. Apakah momentum untuk anda bisa hadir? Banyak diantara kita melupakan hal ini, bahwa hubungan menjadi sangat penting bagi kita agar bola bisa kita pukul dan menghasilkan keberuntungan untuk kita. Kita harus kenal dan memperkenalkan diri kita kepada semua pemain, sehingga ketika bermain para pemain tau bahwa kita adalah teman mereka sehingga mereka bisa memberikan bola kepada kita. Coba anda pikirkan, bukankah setiap transaksi bisnis terjadi karena adanya hubungan dan kepercayaan?

Para penghasil kekayaan memilik bola bernilai jutaan yang ditendang kea arah mereka setiap hari sebagai hasil dari relasi yang mereka telah bangun. Hubungan tidak sama dengan jaringan. Banyak dari kita memiliki jaringan yang besar, tetapi jaringan tersebut penuh dengan penonton bukan pemain yang bermain untuk pertandingan kita. Jadi tetap saja tidak ada peluang yang datang.

Keberuntungan terjadi karena adanya hubungan

Knowledge (Pengetahuan)

Sekarang anda sudah ada dilapangan, sudah memiliki hubungan dengan pemain yang lain, tetapi saat bola dioper kearah anda, anda tidak paham dan mengerti bagaimana caranya memukul bola. Anda tidak pernah terbiasa dan tidak mengetahui teknik yang tepat tentang memukul bola tersebut. Percuma ada bola yang menghampiri anda karena pada akhirnya anda tidak bisa memukul bola itu dengan baik. Mengetahui cara memukul bola muncul karena anda sering memainkannya itu dan belajar dari yang lebih mahir dari anda.

Mengetahui tetapi tidak melakukan sama saja dengan tidak mengetahui

Kekayaan bukanlah berapa banyak jumlah uang kita, tetapi kekayaan adalah apa yang masih tersisa ketika semua uang kita habis. Bersemangatlah

source

Tips di Saat Kita Sedang Kehilangan MOTIVASI DIRI

4 Jul

Cita-cita sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar seperti orangtua, teman ataupun tetangga. Biasanya, lingkungan sekitar akan sangat kuat pengaruhnya terhadap masa depan Anda.

Sering kali terjadi bahwa cita-cita bukanlah merupakan cita-cita pribadi, melainkan sudah terjadi dan Anda jalani saat ini. Tidaklah mungkin mengubah secara fisik apa yang saat ini sudah terjadi. Misalnya, Anda punya cita-cita untuk menjadi seorang dokter. Karena orangtua Anda sangat ingin punya anak seorang dokter mengarahkan Anda sudah terarah untuk menjadi dokter. Nah, ini tidak mungkin Anda ubah. Anda pasti tetap menjadi seorang dokter.

Kehidupan Anda sejatinya tidak harus terkait dengan berbagai sebutan-sebutan profesi. Tetapi yang terpenting dipahami, bahwa kehidupan pribadi Anda sangat dipengaruhi oleh sesuatu yang lebih prinsipil, sesuatu dari dalam diri Anda yang Anda yakini, yaitu CITRA DIRI.

Sekarang saatnya Anda mulai membentuk citra diri lebih baik, yaitu dengan mengubah cara berpikir Anda yang lama menjadi cara berpikir baru dan memikirkan cara-cara baru dalam memandang segala hal yang ada di sekeliling Anda.

Mengubah cara berpikir bukanlah dengan dengan berdiam diri dan “cukup” berharap akan berubah dengan sendirinya, melainkan dengan jalan berusaha mengubah diri, melakukan perjalanan ke dalam diri sendiri, memahami sepenuhnya siapa diri kita. Karena itu, mulailah untuk segera mengubah citra diri Anda. Bukan menjadi sosok yang baru, melainkan diri Anda yang sebenarnya. Berikut cara yang bisa Anda lakukan:

Bukalah Kembali ALBUM FOTO

Dengan melihat foto-foto remaja, Anda akan menatap diri Anda yang masih terbebas dari citra negatif yang Anda dapatkan ketika dewasa. Entah itu gambar ketika Anda membantu ibu Anda memasak di dapur, berada dalam pelukan ayah atau foto ketika Anda sedang belajar main gitar di sekolah. Apapun yang Anda lakukan saat itu, itulah diri Anda yang sebenarnya.

Buatlah DAFTAR PRESTASI

Apakah Anda pintar memasak, pernah menulis artikel di media kampus sehingga tulisan itu menjadi pembicaraan hangat, atau Anda selalu menjadi orang yang dicari ketika teman-teman Anda menghadapi kesulitan?

Setiap orang memiliki kelebihan. Dan Anda mungkin sebelumnya tak menyadari kelebihan itu karena menganggapnya sudah biasa.

AJARKANLAH KEAHLIAN Kepada Orang Lain

Berhentilah fokus pada diri sendiri agar Anda merasa lebih nyaman dengan diri Anda sendiri. Biarkan orang lain mengambil manfaat dari kemampuan Anda. Misalnya, bila risoles buatan Anda selalu dipuji teman-teman bawakan mereka risoles itu. Berikan resepnya pada yang meminta.

INGATLAH MOMEN Yang Paling MEMBAHAGIAKAN

Bukalah foto-foto atau catatan harian berisi pengalaman Anda yang membuat Anda merasa begitu hidup dan bersemangat. Selalu baca paragraf atau lihat kembali foto tersebut ketika Anda kehilangan motivasi.

Tuliskanlah SIFAT Anda yang paling MENARIK

Apa pujian orang mengenai diri Anda?. Apakah senyum Anda yang selalu merekah setiap kali berpapasan dengan orang lain di kantor, meskipun Anda tidak mengenalnya?. Apakah sikap Anda yang selalu optimis?. Ataukah sikap Anda yang tak pernah ingin menonjolkan diri?.

Tak semua orang memiliki prilaku semacam itu. Jadi, hargailah sisi menarik dari diri Anda.

Tuliskanlah SIFAT-SIFAT yang INGIN Anda MILIKI

Misalnya, Anda selalu memandang negatif pada diri orang lain dan ingin mengubahnya? Anda yang mudah tersinggung dan ingin lebih terbuka dengan pendapat orang lain. Pikirkan secara detail, perbaikan seperti apa yang Anda inginkan.

Berikanlah PUJIAN kepada Orang Lain

Menyadari bahwa orang lain merasa senang dan bahagia dengan pujian yang Anda berikan akan menciptakan perasaan yang lebih baik mengenai diri Anda sendiri. Sangat sedikit orang yang mau memuji orang lain. Padahal, efeknya sungguh luar biasa.

Lebih Seringlah BERGERAK

Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan untuk tujuan kesehatan dan kebugaran kerap dikaitkan dengan peningkatan keyakinan diri dibandingkan jika Anda melakukannya untuk tujuan kecantikan. Jalan kaki, naik tangga, main bersama keponakan dan lain sebagainya terbukti efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri.

adakalanya setiap insan mengalami “disorientasi” dalam hidupnya. tidak ada salahnya bila mencoba bangkit kembali dengan kemauan dan semangat baru untuk menjadi diri sendiri yang lebih baik.

jangan sampai berlarut-larut membiarkan diri menjadi sosok insan dengan citra diri yang tidak baik. semakin lama menunda-nunda, semakin berat pula untuk memulainya.

source

Tips Memunculkan IDE HEBAT Pribadi Dan Dalam Kelompok

4 Jul

Ide besar yang bermanfaat memang hebat! Mungkin kita pernah lihat teman atau senior kita yang punya ide seperti itu.

Bagaimana dengan kita? Susah nggak sih memunculkan gagasan-gagasan kreatif yang hebat?

Memang kita nggak pernah diajari bagaimana memunculkan ide-ide, karena itu kita merasakan pekerjaan ini sebagai pekerjaan berat. Kebanyakan kita berpikir bahwa kemampuan menumbuhkan gagasan, itu karena adanya bakat sejak lahir, bukan karena belajar. Dan anggapan itu kita biarkan saja.

Ada juga orang yang berpendapat bahwa gagasan-gagasan muncul begitu saja dalam pikiran manusia. Mungkin saja pendapat tersebut betul, tetapi kita tidak dapat mengandalkan faktor kebetulan saja.

Hal-hal di atas merupakan penghalang yang kita ciptakan bagi diri kita sendiri dan kita biarkan begitu saja sehingga penghalang-penghalang tersebut merintangi kebenaran, yaitu bahwa kita sebetulnya dapat memunculkan ide-ide besar.

Pada dasarnya, jika kita diberi bakat untuk memahami proses dan teknik memunculkan ide akan lebih mudah bagi kita untuk benar-benar memunculkannya. Kita harus tanamkan dalam diri kita bagaimana cara untuk dapat memunculkan gagasan-gagasan baru dan hebat sewaktu-waktu kita memerlukannya. Proses untuk menumbuhkan gagasan-gagasan baru bersifat aktif bukan reaktif. Nah, di bawah ini ada cara-cara yang bisa membantu Anda melahirkan ide-ide segar. Ikuti saja!

Memahami Persoalan

Pertanyaan dasar yang harus dapat kita jawab adalah: ”Mengapa kita perlu memunculkan gagasan-gagasan baru yang hebat?” Jawabannya pastilah untuk memenuhi kebutuhan kita dalam memecahkan persoalan.

Kebutuhan adalah induk penemuan, sedangkan kesulitan yang sering kita temui adalah sering kali tanpa sadar kita mengejar permasalahan yang salah dan berputar-putar sendiri. Sebetulnya yang kita perlukan adalah pemahaman yang sangat jernih mengenai apa yang menjadi masalah sesungguhnya.

Rumuskan situasi sekarang dan tujuan yang ingin dicapai

Hal yang sangat penting sebelum kita mulai menyelesaikan suatu masalah adalah kita perlu memahami dengan jelas di mana posisi kita saat itu.

Setelah itu, kita baru membuat garis besar permasalahan yang sedang kita hadapi seperti: latar belakang masalah, kebutuhan organisasi, sumber-sumber lain yang tersedia dan tidak tersedia. Kemudian kembangkanlah konsep/garis besar tersebut, dengan tujuan untuk lebih memahami permasalahan.

Setelah jelas, tetapkanlah sasaran yang ingin dicapai dan pastikan bahwa sasaran tersebut dapat diukur. Misalnya kita diharuskan untuk dapat memecahkan permasalahan yang timbul dalam bidang rekruitmen. Yang diharapkan dari kita adalah menarik siswa baru masuk ke sie kegiatan kita, dengan persentase sebesar 10% dari tahun sebelumnya.

Kenali celah-celah dan inti masalahnya

Setelah langkah di atas, maka kita dapat mengidentifikasi celah-celah antara kondisi saat ini dan kondisi yang diharapkan.

Selanjutnya buatlah daftar bagian-bagian yang ada dan persoalan yang mungkin akan timbul, kemudian tanyakan kepada masing-masing apakah ada masalah atau tidak. Kemudian analisislah hasilnya.

Lakukan penelitian dan analisis SWOT

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan, bisa dilakukan dengan membaca kasus-kasus yang serupa atau melakukan tanya jawab kepada orang-orang yang bersangkutan.

Cara lain adalah dengan melakukan analisis strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (kesempatan) and threats (ancaman), atau lebih dikenal dengan analisis SWOT.

Membangun Kreativitas Sendiri

Setiap orang memiliki kreativitas dalam dirinya. Sejumlah orang yang tidak menganggap dirinya kreatif, dapat terkejut sendiri melihat betapa dirinya kreatif ketika kesempatan yang tepat datang di depan mata. Ada banyak cara untuk menempatkan diri agar kesempatan itu muncul.

Amati sesuatu yang Dikenal

Amatilah sesuatu itu selama kurang lebih 10 menit, dan gambarkan kembali apa yang kita ingat. Tujuannya adalah untuk melatih dan mempertajam ingatan kita. Sebenarnya nggak hanya penglihatan saja. Semua indera dapat membantu kita dalam membangun kreativitas, karena baik indera penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan maupun peraba memperoleh berbagai masukan sepanjang hari.

Membangun kreativitas berarti mempertajam pikiran, dan itu berarti meningkatkan kepekaan penginderaan kita.

Jangan menunda Tugas sampai dengan menjelang batas waktu

Salah satu hal yang menakjubkan adalah bahwa kita dapat memerintahkan otak untuk bekerja secara autopilot. Apabila kita memberinya gagasan-gagasan dasar dan sejumlah rangsangan yang cocok, akhirnya otak akan memunculkan gagasan-gagasan yang dapat diteruskan.

Namun ada kecenderungan, apabila dihadapkan pada persoalan, kita akan menunda sampai menit terakhir, dengan alasan bahwa otak akan bekerja lebih baik kalau terdesak. Itu memang ada benarnya, karena ketegangan batas waktu mampu mempersatukan pikiran dengan baik. Tetapi kita tidak memberikan kesempatan yang cukup kepada otak untuk menghasilkan pekerjaan yang optimal.

Jika kita mengerjakan jauh hari sebelum batas waktu tidak berarti kita harus segera merampungkan, tetapi sekedar memberi masukan yang lebih baik kepada diri sendiri untuk menyadari dimensi-dimensi lain dari keadaan yang kita hadapi.

Ambillah sudut pandang orang lain

Artinya kita mencoba untuk menempatkan diri kita pada posisi orang lain, dengan tujuan untuk mengetahui reaksi seseorang atas tindakan yang kita ambil. Misalnya, ”Reaksi apa yang saya harapkan dari orang ini atas gagasan tersebut?”

Kemudian telitilah apa yang diperlukan agar orang tersebut dapat memberikan reaksi yang kita inginkan. Bayangkanlah diri kita menduduki jabatannya dan amati gagasan tersebut. Camkanlah reaksi yang timbul dari diri kita dan berbuat sesuai dengan itu.

Memunculkan Ide-ide dalam Kelompok

Mengumpulkan orang bersama-sama untuk mencari ide-ide merupakan cara yang efektif, apabila ditangani dengan semestinya. Tapi pertemuan itu dapat juga menjadi penghamburan waktu bagi para peserta apabila tidak ditangani secara benar.

Tips Efektif Memunculkan IDE dalam Kelompok

Di bawah ini ada tips agar pemunculan ide secara kelompok dapat berjalan secara efektif.

Melaksanakan curah-gagasan

Curah-gagasan atau brainstorming memudahkan kita untuk mendapatkan banyak gagasan dengan cepat. Proses ini berlandaskan anggapan bahwa sekelompok orang yang bekerja bersama di bawah pimpinan yang baik, dapat memunculkan jauh lebih banyak ide dan kemungkinan daripada bekerja masing-masing.

Keuntungan cara ini adalah berkurangnya hambatan di dalam kelompok dibandingkan dengan pertemuan yang lebih formal.

Membuat bahan penjelasan

Sebelum pertemuan brainstorming, beberapa hari sebelumnya para peserta harus mendapatkan bahan penjelasan, yang berisi informasi, antara lain: kapan pertemuan akan dilangsungkan, pokok pembicaraan, hasil akhir yang diminta, dan sebagainya.

Menggunakan Pemandu

Tujuan adanya pemandu adalah untuk mengarahkan dan mengendalikan pertemuan, juga untuk membantu para peserta mengembangkan gagasan-gagasan mereka. Tentunya, pemandu tersebut harus yang sudah berpengalaman.

Dengan adanya rencana yang jelas, maka pemandu dapat mempersiapkan dengan baik, sehingga ia dapat mengetahui banyaknya waktu yang tersedia dan mampu membagi waktu dan akhirnya semuanya bisa berjalan lancar.

Tinggalkan tanggapan Negatif

Jangan membiarkan pikiran-pikiran negatif muncul dipermukaan karena akan menjadi penghalang. Juga jangan membiarkan peserta yang satu menginjak atau membunuh gagasan orang lain, karena hanya akan merusak suasana dan menimbulkan permusuhan. Seseorang yang telah diperlakukan seperti itu, akan mundur dan tidak akan bersuara lagi, sehingga kehadirannya jadi tidak berarti, atau yang lebih buruk, akan menjadi agresif dan mencari peluang untuk balas dendam.

Doronglah agar semua ikut Berpartisipasi

Dalam acara brainstorming, adalah penting untuk menjaga agar setiap peserta ikut berperan, bukan hanya menjadi pengamat. Penjagaan ini merupakan tugas pemandu. Jika ada peserta yang hanya berdiam diri, maka ia harus didorong untuk memberikan sumbangan.

Jika ada peserta yang terlalu aktif, maka ia harus pula dikendalikan agar tidak sampai memaksakan ego atau pendapatnya. Pemandu harus tetap dapat mengendalikan sidang.

Belajarlah untuk Mendengarkan

Terkadang sulit bagi kita untuk menjadi pendengar yang baik, bisa dikarenakan orang tersebut memang menyebalkan atau hal yang diceritakan kurang menarik. Selain alasan-alasan itu, sebenarnya mendengarkan adalah suatu kegiatan yang harus dilakukan secara aktif.

Keuntungan dari mendengar ialah perhatian kita akan lebih terarah ke masalah yang sedang dihadapi dan kita akan mendapatkan lebih banyak informasi.

Ringkaskan, musyawarahkan dan bagilah tugas

Usahakanlah untuk menyelesaikan satu masalah hanya dalam satu kali pertemuan saja.

Tidak efektif untuk melanjutkan atau memulai lagi pada hari-hari berikutnya karena mungkin akan timbul masalah-masalah sampingan. Jika selama pertemuan, bahan-bahan bermutu yang diperlukan telah terkumpul, tujuan/sasaran telah tercapai maka buatlah suatu ringkasan akhir, dapatkan kata mufakat dari semua peserta dan lakukan pembagian tugas secara merata.

source

Cara Merubah Lawan Menjadi Kawan :)

2 Jul

Seberapa pun baik dan menyenangkannya Anda di kantor, ada saja satu dua orang yang memusuhi Anda, baik tersamar maupun terang-terangan. Tidak perlu kesal. Selalu ada cara untuk mengubah lawan menjadi kawan.

Berikut tips bagaimana cara mengubah lawan menjadi kawan:

1. Cooling Down.

Kalau sama-sama bersitegang, dia memusuhi Anda, kemudian dibalas dengan permusuhan, suhu kantor pasti panas dingin. Tegang. Apalagi jika Anda mengumpulkan seteru untuk memusuhi dia, uhm, dia pasti makin sewot. Situasi ini jelas tidak kondusif. Jadi, mengapa tidak coba mencairkan suasana dengan bersikap sebaliknya. Kalau ada rekan yang mengompori, tidak perlu ditanggapi, katakan saja bahwa Anda tidak pernah memusuhi dia. Dan Anda tidak pernah punya persoalan dengan dia.

2. Berlagak Pilon

Anda tahu dia memusuhi Anda, tapi bersikaplah seolah-olah tidak tahu. Anggaplan tidak pernah ada persoalan antara Anda dengan dia. Toh, yang menganggap Anda musuh adalah dia, bukan Anda. Jagalah sikap senormal mungkin di depan dia. Kalau setiap tiba di kantor Anda menyapa dia, jangan hentikan kebiasan tersebut. Jika sapaan Anda ditanggapi dengan wajah cemberut, jangan ambil pusing. Toh, lama-lama dia mungkin akan menyadari usaha dia memusuhi Anda sia-sia, karena Anda bersikap tidak peduli.

3. Jangan Dibalas

Kejahatan tidak perlu dibalas dengan kejahatan juga. Memang sulit mempraktekkannya tapi pasti bisa dilakukan. Satu contoh gampang adalah dengan memberi perhatian-perhatian kecil. Misal, kalau Anda pergi ke luar kota, jangan lupa membelikan sesuatu untuk dia. Kalau Anda memberikan sesuatu untuk teman-teman dekatnya, berikan juga pada dia. Kebesaran jiwa Anda lambat laun mungkin akan meluluhkan hatinya.

4. Bersikap Rendah Hati

Bersikaplah rendah hati. Kalau atasan memuji Anda di depan rekan-rekan lain, termasuk dia, jangan bersikap arogan. Katakan Anda masih punya banyak kekurangan, dan hasil yang Anda capai tidak lepas dari bantuan rekan-rekan lain, tak terkecuali dia. Biasanya sikap rendah hati akan membuatnya sadar bahwa Anda tidak layak dibenci. Sebaliknya sikap arogan akan membuatnya makin panas dan bersemangat membenci Anda.

5. Bersikap Profesional

Seberapa tidak sukanya Anda pada dia, janganlah menghadapinya secara subyektif. Mungkin Anda tidak ingin bekerjasama dengannya, tapi pekerjaan mengharuskan Anda satu team dengannya. Mau tidak mau, Anda harus bekerjasama dengan dia. Singkirkan sejenak ketidaksukaan Anda, berikan sesuai porsi atau kapasitas Anda. Karena kalau tim itu gagal, Anda juga yang akan terkena dampaknya.

6. Ayo Fokus

Daripada menanggapi permusuhannya, lebih baik focus pada pekerjaan. Abaikan saja perilakunya yang memancing emosi, missal ia gemar mengait-ngaitkan pekerjaan dengan hal lain yang tidak relevan. Pokonya apa pun yang dia lakukan, jangan gampang terpancing. Kalau perlu tanggapi perilakunya dengan bercanda sehingga dia akan merasa aksinya pada Anda tidak mempan.

7. Jangan Memancing

Sekesal apapun Anda pada dirinya jangan terpancing godaan rekan-rekan lain untuk menjelek-jelekan namanya. Karena bisa saja di antara teman-teman Anda itu, ada juga yan sengaja memancing di air keruh dan menambah suhu bertambah panas. Kalau perlu katakana pada mereka bahwa dia tidak seburuk yang mereka duga. Dengan begitu, ia mungkin akan sadar bahwa sikap permusuhannya hanya akan membakar dirinya sendiri.

8. Cry For Help

Anda bisa minta bantuan orang ketiga untuk mencairkan komunikasi antara Anda dengan dia. Mintalah pada dia untuk membantu meluruskan permasalah. Mungkin sikap permusuhan dia dilandasi salah paham atau misunderstanding. Biasanya masukan dari orang ketiga akan dia dengat ketimbang penjelasan dari Anda.

9. Inisiatif Meminta Maaf

Hari Raya Besar seperti Lebaran,Natal, Tahun Baru dan lain-lain merupakan momen yang tepat memperbaiki hubungan dengan dia. Kalau dia tidak menghampiri Anda, tidak perlu gengsi mendatangi mejanya dan mengulurkan tangan meminta maaf lahir dan batik. Agar suasana mencair, boleh juga membawa makanan dan ajak dia mencicipi bersama. Masak sih hatinya tidak juga terbuka melihat ketulusan Anda? Bukankah sekeras-kerasnya hati orang, masih lebih keras batu kali?

“Tips ini tidak hanya bisa digunakan di tempat kerja kita saja tapi juga bisa di gunakan dikehidupan sehari-hari kita”.

Api jangan di balas dengan api, bersikaplah rendah hati, banyak teman lebih menyenangkan dari pada banyak lawan,.

source